History Lesson for England

Tersingkirnya Inggris dari Piala Dunia 2010 mungkin adalah hal yang paling menyakitkan untuk mayoritas para pendukung sepak bola di seluruh dunia, mengingat banyak sekali memang yang menjagokan negeri ini untuk meraih Piala Dunia kedua mereka yang terakhir mereka raih pada tahun 1966 di negeri mereka sendiri.

Namun apa daya, Inggris disingkirkan dengan absahnya oleh salah satu rival mereka, Jerman. Seolah-olah para pemain belakang mereka seperti kumpulan orang-orang aneh, pemain-pemain tengah yang tidak jelas posisinya, dan para penyerang yang membawa senjata tanpa peluru yang bahkan untuk pura-pura menembak saja sulitnya minta ampun. Saya pribadi tidak bisa terus-menerus menyumpah serapahi wasit asal Uruguay yang sudah saya lupakan namanya jauh-jauh, yang memimpin pertandingan itu, karena tidak mengesahkan gol Frank Lampard yang, well, bisa saja merubah jalannya pertandingan itu.

Mengingat-ingat kompetisi-kompetisi terdahulu, saya memang selalu dikecewakan oleh Inggris, entah kenapa saya tetap setia membela negeri ini. Terakhir kali Inggris juara dunia, tahun 1966, bahkan saya belum lahir, negeri ini juga tidak pernah memenangi Euro. Ada yang mengatakan Euro 2008 berlangsung sangat baik karena tidak ada Inggris di sana. Tidak ada lagi tim yang memberikan banyak harapan, kemudian mengecewakan banyak penggemarnya. Jadi rasanya ini adalah satu alasan yang baik untuk tetap menyalakan televisi Anda dan menonton Piala Dunia, tanpa berlarut-larut menangisi tim Inggris yang memang... mengecewakan.

Disamping itu juga, masih banyak tim yang lebih baik yang bisa saya dukung. Brazil misalnya, yang mulai bisa menang dan bermain cantik. Atau Spanyol, dengan permainan passing yang paling cantik sedunia. Who doesn't want to watch them?

Bulan Juli telah tiba, bulan penentuan jawara Piala Dunia. Silahkan lupakan Inggris dan nikmati Piala Dunia yang tinggal beberapa hari lagi ini. Mengutip Supersoccer, lagipula daripada menonton sinetron, film-film lama yang re-run, reality show yang-sering-bukan-reality, infotainment, dll. Well... Having a football match in your television is a blessed. Gunakan secara maksimal!

Saya persembahkan untuk para pendukung Inggris dan para pecinta Piala Dunia yang sejati.

Gambar di atas saya comot dari sini

1 comments:

presyl said...

saya suka nonton liga inggris..
saya juga mendukung tim inggris sebenernya..
tapi sayang, dukungan ga berjalan dengan kemampuan tim itu sendiri.
tetep aja mandek.. tunggu sampe klub2 inggris isinya 75% pemain asli inggris semua, baru yakin..